GAGASAN

(Mahasiswa Ushuluddin/Aqidah Filsafat IAIN Surakarta)
 Gedung Student Center. Lantai 2, UKM DINAMIKA























SIM DULU ! PUNYA MOTOR ? BARU

Beberapa pengendara motor banyak  yang gugup dan takut ketika asyik berkendara di jalan raya bersama menyusuri kota-kota, alasannya,  beberapa pengendara melihat segerombolan Polisi yang berkumbul dan mengumpulkan (razia) oleh SATLANTAS (Satuan Lalu Lintas) Gabungan KAPOLRI.
Umumnya pengendara tidak membawa kelengkapan diantaranya SIM (Surat Izin Mengemudi). Sedangkan jutaan masyarakat di Indonesia hanya mempunyai kendaraannya saja, tanpa sebelumnya memiliki surat tanda keahlihan berkendara tadi yang merupakan keabsahan keahlihan berkendara secara formalitas dan peraturan yang diselenggarakan pemerintah. Ironi. Dikarenakan begitu mudahnya mendapatkan kendaraan roda dua tersebut, yang hanya bermodalkan fotokopi KTP dan uang DP yang begitu murah bahkan ada yang gratis tanpa uang muka, motorpun siap diantar kerumah.
Tidak sampai disitu  iming-iming beberapa merk motor menghiasi wajah-wajah media mulai dari televisi, radio, koran, majalah, bahkan jual-beli Online tersedia, apakah sosialisi maupun promosi pemerintah masih kalah dengan pihak pengusaha maupun swasta?dan sosialisasi SIM baru terasa dibutuhkan setelah tertangkap razia? memang, butuh kesadaran dari pihak pemerintah maupun masyarakat lokal yang membatasi dan mengawasi distribusi impor maupun konsumen kendaraan bermotor sebelum masyarakat pun sadar akan tata tertib lalu lintas dan menjadi warga negara yang baik pula. 
 Dengan begitu, pengemudi pun aman karna secara formalitas maupun keahlian yang dimiliki para pengemudi memenuhi standar dalam negeri serta akan  berkurangnya pengguna jalan sebagai antisipasi kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas tentunya.

Postingan populer dari blog ini

MAKNA PAKAIAN

Resensi Buku Dari Membela Tuhan, Ke Membela Manusia karya Dr. Aksin Wijaya

PANDUAN FESTIVAL ILMIAH; LKTI DAN PENELITIAN MAHASISWA