Membuku

Siapa hiduap tanpa tujuan dia orang khilaf, siapa pandai tanpa membaca dia bodoh, siapa ingin besar tanpa menulis dia hilaf. detik detik permainan hidup dimulai saat hadir di dunia, siapa yang memutuskan dia yang menentukan.
Dinamika bermisi menghidupan imajinasi berbuku, imajinasi menjadi manusia berkata-bercerdas, bertuliskan kalimat satire dan wagu. misi itu hidup dan bersemayam sejak di daulat "Desember Dinamika", tajuk berentetan agenda wagu lugu dan tak pasti hasilnya. UKM Dinamika bisa ngomong belum beraksi karena banyak pembual yang muncul dan hadir. Anggota yang cantik sok menjadi artistik, ingin rasa mengusir tapi hidup tak ada wanita rasanya sepi. Ada pria sok kaya berlagak sok ahli buku tapi sungguh dia penghacur kepala, ambisinya wedokan dan wedokkan ambisinya lanangan, sungguh akan banyak penyesalan.
hidup mesti di arungi samudra yang berliku. setiap saat aku lantunkan doa kebaikan, doa yang membaca pencerahan. tapi bila laku dari kawanku itu bertolak dari doaku niscaya akan muncul banyak kehancuran. Aku msaih yakin dengan generasi yang melihatku yang akan mendengar cerita-ceritaku. Mereka akan mulai bergaya dengan hidup berdiskusi membaca buku  Kisah ini menginspirasi 5 tahun, 10 tahaun, 20 tahun. pasti akan ada yang muncul menjadi jawara. Di persimpangan yang lain mereka akan selalu nmemanggilku, memintaku untuk mengajarinya mengobrolkan sesuatu yang tak pasti. semoga akan terjadi! Begitu

Bedah Buku "Gerakan Komunisme Islam Surakarta 1914-1942"

Sambutan Ketua Panitia Acara oleh: Ahsanur Rofiq Iqbal
Pemberian Kenang-kenangan kepada Penulis "Dr. Syamsul Bakri M, Ag

Pemberian Kenang-kenangan kepada Pembanding "Dr. Mudhofir Abdullah, M. Ag   

ESSAY JUM'AT


  Khutbah Jum'at Dengan Penuh Hormat

Hari Jum’at yang gersang identik dengan tidur siang, masyarakat mayoritas muslim pun tidak ketinggalan untuk  ikut serta dalam waktu sholat jum’at yang akan diadakan mesjid sekitar, setiap umat muslim terutama pria, ketika jum’at tiba, melaksanakan kewajiban mingguan yaitu sholat jum’at atau sebutan mayoritas etnis jawa bilang jum’atan.

Masyarakat muslim terutama yang bermukim melakukan berbagai persiapan yang dilakukan mulai dari mandi, hingga memakai wangi-wangi. Diantara masyarakat yang telah sibuk atas pekerjaannya, tentu harus meninggalkan sejenak, guna melaksanakan ibadah jum’at yang penuh kedamaian dan nikmat. Bagi para pekerja maupun pelajar, Sholat Jum’at merupakan kegiatan untuk  peristirahatan dan ajang bertemu teman-teman dan bagi anak-anak khutbah jum’at sebagai kesempatan yang penuh dan ramai canda dan keceriaan.

Dipesisir jalan-jalan yang tadinya ramai oleh pedagang-pedagang kini menjadi sepi. masjid-masjid pun kian ramai dikunjungi, karena para jama’ah melaksanakan salah satu tuntunan yang bersumber Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW, dalam agenda Sholat Jum’at tentu ada seorang mubaligh mulai dari tokoh masyarakat seperti Ustadz, hingga para intelek seperti: profesor maupun maupun pejabat setempat. Dalam menyampaikan pesan, tausyiah-tausyiah, wasiat-wasiat  tentu meliputi iman, islam maupun ihsan yang harus dijalankan oleh para jama’ah pendengar. 

Khotib pun naik atas mimbar dan menyampaikan dengan suara yang mengalun-alun syahdu seperti irama yang membuat hati saya tersentuh, hingga saya pun terbuai dalam lantunan ayat-ayat suci maupun Hadits Nabi yang lagi-lagi membuat hati syahdu, hingga terlelap tidur yang melayang jauh, dengan Durasi khutbah  yang lama untuk ditempuh dan sampai-sampai saya pun terbangun karna suara Iqamah Muadzin yang begitu gaduh, dan tak sampai disitu mesjid-mesjid tadinya yang kosong menjadi penuh, bahkan ada yang banyak  jama’ah ketinggalan hingga akhirnya terburu-buru.

Waktu sholat jum’at pun berlalu, Saya pun berfikir apakah ada kesan materi yang disampaikan para Khotib? Dalam materi yang  disuguhkan oleh jama’ah hanya itu-itu dari waktu ke waktu, minggu ke minggu? Hingga membuat jama’ah pun jenuh? apakah tiada materi yang disampaikan Khotib supaya para kalangan muslim terkesan dan bereflek pada perilaku? Tak perlu jawaban dari  individu, biarlah,,,masing-masing pengkhotbah maupun Jama’ah intropeksi untuk  menjawabnya! 

Ahsanur Rofiq
Mahasiswa Aqidah Filsafat, Ushuluddin, IAIN Surakarta 
Email: ahsanoerrofiq@gmail.com 

UTAMA

LPM Dinamika IAIN Surakarta Berikut Finalis 10 Besar Call For Paper Dies Natalis ke-XIX UKM LPM Dinamika IAIN Surakarta Bagi ...

POPULER